8 Pengedar Sabu Dan 28 Penjudi Diringkus, 2 Orang Berstatus PNS

<br> Mojokerto - Selama 2 pekan, Polres Mojokerto meringkus 8 pengedar sabu dan 28 pemain judi. Ironisnya, 2 di antara pengedar dan pengguna sabu berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, penangkapan ini dilakukan 15-28 Januari 2018. Untuk kasus sabu, penangkapan diawali Rabu (24/1). Petugas meringkus Khoirul Anam (37) di Desa Pekukuhan, Mojosari sekitar pukul 19.30 WIB. PNS di Pemkab Mojokerto asal Desa Seduri, Mojosari ini kedapatan mempunyai sabu seberat 0,58 gram. Dari penggerebekan di TKP ke dua, lanjut Leonardus, pihaknya meringkus Sucipto (35), PNS Pemkab Mojokerto asal Desa Kebondalem, Mojosari. Sementara dua pelaku lainnya adalah Alfan Fadeli (27), warga Desa Kenanten, Puri dan Devid Nur Hanafi (25), warga Desa Watukenongo, Pungging. Dari penangkapan ini, petugas menyita 6 paket hemat sabu seberat 2,76 gram, 3 ponsel dan 1 sepeda motor milik salah satu pelaku. Tak berhenti di situ, 26 Januari lalu polisi kembali meringkus 2 pengedar sabu di warung Desa Seduri, Mojosari. Yakni Teguh Suliyanto (41), warga Desa Seduri dan Zainal Abidin (37), warga Kelurahan Pulorejo, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Berselang sehari, kata Leonardus, petugas kembali meringkus 2 pengguna sabu di Kelurahan Mentikan, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Penangkapan Toto SYD Hari ini - http://bukusydney.com/ hasil pengembangan dari tersangka Zainal Abidin. Keduanya adalah Roji Nur Fadilah (20), warga Kelurahan Mentikan, Prajurit Kulon dan Dandi Lazimul Fikri (34), warga Kelurahan Cakarayam, Prajurit Kulon. Para tersangka, tambah Leonardus, dijerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Selain membasmi pengedar sabu, praktik perjudian juga banyak dibongkar di wilayah hukum Polres Mojokerto. Dalam dua pekan, polisi meringkus 28 pemain judi. Puluhan pelaku terlibat dalam 6 kasus judi togel, 1 judi ceki, 2 judi domino, 1 judi bingo, 2 judi dadu dan 1 kasus judi remi. Sementara Khoirul Anam mengaku baru setahun mengkonsumsi sabu. Pelaku membeli barang haram ini dari temannya seharga Rp 1,4 juta untuk 1 gram sabu.<br> <br> Bangkok - Tidak semua negara punya pemandu wisata berbahasa Indonesia. Tapi di Thailand, malah cukup banyak lho. Thailand memang tidak terlalu jauh dari Indonesia untuk dijadikan destinasi wisata. Hal ini, rupanya ditanggapi serius oleh pelaku wisata Negeri Gajah Putih. Misalnya dari tour guide, yang sudah banyak berbahasa Indonesia. Anda mengenalkan diri pada saat bertemu kami dan rombongan pertama kali. Ia mengatakan, bahwa ia bisa berbahasa Indonesia. Anda mengatakan, ia 2 tahun belajar bahasa Indonesia. Ia juga menjelaskan bahwa kelancaran bahasa Indonesia-nya juga cukup baik - https://www.google.com/search?hl=en&gl=us&tbm=nws&q=cukup%20baik&btnI=lucky . Ia juga bercerita bahwa faktor dirinya lebih mudah berbahasa Indonesia adalah karena ia berasal dari Thailand Selatan yang berbatasan dengan Malaysia, Hat Yai. Wilayah ini berdekatan dengan Negeri Jiran di bagian Alor Star, Kedah. Uniknya, ia pun mengerti beberapa slang atau istilah tidak resmi. Misalnya saja, saat menjelaskan sebuah pusat perbelanjaan, ia memberikan gambaran tempat serupa seperti di Indonesia. Begitupun dengan merk yang jadi Top of Mind orang Indonesia. Lucunya, ia juga mengerti istilah Togel. Ini ia gunakan saat menjelaskan para penyedia jasa judi jalanan yang umumnya berada di berbagai wilayah Bangkok. Travel juga menemui Niki, salah satu petugas yang berada di toko herbal ala Thailand. Ia mengatakan bahwa dirinya mampu berbahasa Indonesia. Yang membuat sedikit terkejut, ia pun mengetahui asal kami. Ternyata, ia juga membaca berbagai berita Indonesia dari berbagai media. Inilah salah satu sudut unik Thailand. Meski ternyata Bahasa Ibu-nya juga bukan Bahasa Inggris, orang Thailand nyatanya juga mampu berbahasa Indonesia yang dianggap sulit bagi segelintir orang. Tentunya, ini bisa jadi salah satu - http://www.empowher.com/search/site/salah%20satu cara yang bisa menarik wisatawan Tanah Air untuk berkunjung ke Thailand.<br> <br> Saat itu, ia belum bisa membaca buku. Ia melihat gambar-gambar dari bukunya lalu membuat cerita sendiri sesuai versinya. Salem ia paksa duduk di dekatnya, denga pita bergaris yang ia kalungkan di leher Salem. Meski Salem menolak pita-pita yang ia kalungkan, tapi ia selalu punya cara untuk membuat kucingnya diam dan menurutinya. Kalau ayahnya sedang berbaik hati, ia diperbolehkan membantu memulas warna di lukisan ayahnya. Kadang ia memiliki tugas untuk memulas warna kuning pada pepohonan, kadang pula warna coklat di langit senja. Beberapa lukisan yang dipesankan kepada ayahnya adalah lukisan bergambar burung, pepohonan, dan pantai. Ayahnya lebih banyak melukis gambar-gambar yang mudah ia pahami seperti daun, burung pohon, tanah, rumah, dan lainnya. Kalau ayahnya sedang tak berbaik hati, maka ruangan paling selatan rumahnya akan terbuka sedikit sekali. Ia hanya bisa mengintip dari luar, sembari memeluk Salem. Itu artinya, ayahnya sedang tak ada kerja, dan hanya terpekur di ruang itu melihat ke luar jendela.<br> <br> Maka, dengan melakukan kamuflase sebagai warga masyarakat yang ingin bersalaman dengan pejabat negara (apalagi ketika itu Abu Rara juga membawa anaknya), maka kamuflase itu pun tidak "terbaca" sebagai ancaman. Dari foto yang beredar di media sosial (belum diketahui dipotret oleh siapa), memperlihatkan bagaimana Abu Rara dan Fitri berdiri di dekat polisi. Di sini, Abu Rara memahami bahwa berada di dekat polisi adalah posisi aman agar tidak dicurigai. Dari sudut teori agensi, kedua agent sesungguhnya telah memanfaatkan "peluang" dan "hambatan" sekaligus untuk aksi nekad mereka yang tidak hanya berdasarkan kesadaran untuk melakukan balas dendam karena temannya dari JAD Bekasi telah ditangkap sebulan yang lalu. Akan tetapi, juga berdasarkan kesadaran bahwa ini merupakan tindakan yang legitimate secara agama, walaupun jumhur orang mengatakan itu tindakan yang keliru, bahkan sesat. Orang yang ragu kepada tindakan Abu Rara punya alasan bahwa sangat tidak mungkin seorang Abu Rara yang seorang penjudi togel dan pemakai narkoba jenis pil kurtak dapat melakukan teror.<br>
Email Address: 
Ger?Uberg 3

rddposter-400x500.jpg

Melden Sie sich für den Newsletter an

Newsletter abonnieren (Fachkreise)

Melden Sie sich für den Newsletter an

Newsletter abonnieren (Patienten)